Lembaga Pemasyarakatan Terbuka adalah salah satu
institusi di bawah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia yang secara khusus melaksanakan pembinaan
lanjutan terhadap narapidana pada tahap asimilasi yaitu dengan masa pidana
antara 1/2 sampai dengan 2/3 dari masa pidana yang harus dijalani oleh
narapidana yang bersangkutan. Asimilasi yang dimaksud menurut penjelasan Undang
– Undang No.12 tahun 1999 tentang Pemasyarakatan pasal demi pasal, pasal 6 ayat
1 alinea ke 2, Pembinaan secara ekstramural yang dilakukan di LAPAS disebut
asimilasi, yaitu proses pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan yang telah
memenuhi persyaratan tertentu dengan membaurkan mereka ke dalam kehidupan
bermasyarakat.Pembentukan Lapas Terbuka sebagai implementasi dari
Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia R.I. No : M.03.PR.07.03.
Tahun 2003, tanggal 16 April 2003, perihal pembentukan Lapas Terbuka Pasaman, Jakarta , Kendal,
Nusakambangan, Mataram dan Waikabubak yang ditandatangani oleh Bapak Prof.Dr.
Yusril Ihza Mahendra dan merupakan pengejawantahan dari konsep Community-Based Correction.
Peresmian Lapas Terbuka Jakarta
dilakukan oleh Bapak Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia berikutnya yaitu Dr.
Hamid Awaludin, SH.LLM , pada tanggal 14 Mei 2005. Lapas Terbuka Jakarta
berlokasi di belakang komplek Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM)
Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia
R.I. dengan alamat, Jl. Raya
Gandul, Desa Gandul, Kecamatan Limo, Kabupaten Depok.Kapasitas hunian dari Lapas Terbuka Jakarta saat pertama
didirikan mampu menampung 50 orang yang dibagi dalam 10 kamar hunian dan sejak
tahun anggaran 2008 / 2009 telah dilakukan peningkatan kapasitas hunian menjadi
100 orang, yang dibagi menjadi 20 kamar. Kamar hunian yang ada di Lapas Terbuka
berbeda dengan kamar hunian yang terdapat di Lapas tertutup, perbedaan terdapat
pada bentuk bangunannya, di Lapas Terbuka kamar hunian berbentuk seperti kamar
asrama atau kost yang tidak dilengkapi dengan jeruji besi seperti yang biasa
digunakan oleh kamar hunian Lapas tertutup sebagai penghalang bagi narapidana
agar tidak melarikan diri.
15 Desember 2014
Home »
» History of Lapas Terbuka Jakarta
History of Lapas Terbuka Jakarta
Related Posts:
Peringatan Isra' Mi'raj Di Lapas Terbuka Jakarta dimaknai Sebagai Momentum Berbenah Diri JAKARTA - Aktivitas pada hari kamis (19/05/2016) di Lapas Terbuka Jakarta tidak seperti biasanya. Puluhan pegawai dan warga binaan tampak memadati … Read More
History of Lapas Terbuka Jakarta Lembaga Pemasyarakatan Terbuka adalah salah satu institusi di bawah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia … Read More
Apel Bersama, Kalapas Tegaskan Tidak Ada Kompromi Untuk Narkoba Lapas Terbuka Jakarta – Usai mendapat arahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Kalapas Terbuka Jakarta dalam apel pagi bersama menginstruksikan se… Read More
Sampel Urine Petugas dan Narapidana Lapas Terbuka Jakarta diperiksa BNN JAKARTA - Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Lapas Terbuka Kelas IIB Jakarta melaksanakan uji narkoba melalui tes urine kepada seluruh pegawai lapas… Read More
Lapas Terbuka Jakarta Ajak Masyarakat Gelar Aksi Donor Darah Jakarta – Lapas Terbuka Jakarta kembali gelar aksi donor darah, Jumat (22/04). Sukses adakan aksi donor darah beberapa bulan lalu, Lapas… Read More
0 komentar:
Posting Komentar